Syaikh Abdul Karim bin Abdillah Al-Khudair

Menjaga Diri Dari Perbuatan Sia-Sia & Dosa

Kajian Syaikh Abdul Karim bin Abdillah Al-Khudair, – Menjaga diri merupakan salah satu cara paling efektif untuk membersihkan jiwa. Menjaga diri bisa diartikan sebagai menjaga penglihatan dalam melihat sesuatu yang tidak ada manfaatnya, menjaga diri dari perbuatan yang tidak berguna, menjaga diri dari makan berlebihan dan juga menjaga diri dalam bergaul.

Salah satu yang paling penting dari menjaga diri dalam perbuatan dan pergaulan adalah dengan menjaga diri dari perkataan yang tidak ada manfaatnya.

Saat ini hampir setiap orang disibukan dengan pemberitaan yang belum pasti benar seperti “katanya, katanya”. Belum lagi hampir di setiap perkumpulan pergaulan selau dipenuhi oleh ucapan “masalah si fulan katanya begini dan begitu” yang tanpa terasa hal itu tidak ada manfaatnya di akhirat dan justru membahayakan dirinya.

Saat ini juga hampir setiap orang disibukkan dengan radio dan televisi yang menyampaikan “katanya begini dan begitu” dan kedua hal ini merupakan perkara yang sia-sia, belum lagi bisa menjadi haram dan aktifitas yang tidak menyelamatkan jiwa.

Candaan Hampir Kebanyakan Orang

Sering juga dijumpai candaan kebanyakan orang isinya menggunjing orang lain dan menggunjing satu sama lain, saling mencela ini terjadi karena terbukanya kesempatan untuk mencela. Lisannya menyerang orang-orang termasuk orang yang memiliki sedikit atau banyak kebaikan.

Mereka yang melakukan semua hal tersebut tidak akan mampu mengendalikan lidahnya padahal disisi lain dalam islam diperintahkan untuk menjaga lisan. Mereka akan kesulitan duduk Bersama orang-orang soleh yang tentunya lisannya adalah nasihat untuk tidak mencela dan menutup rapat celah menghina sesama manusia.

Nasihat & Kesimpulan

Setiap ingin melaksanakan suatu perbuatan, maka ingatlah apakah perbuatan ini akan meringankan urusan kita di akhirat atau justru akan memberatkan. Jika memberatkan maka hindarilah perbuatan tersebut.

Setiap ingin mengucapkan suatu perkataan, maka ingatlah apakah perkataan ini adalah perkataan yang bermanfaat yang akan meringankan urusan kita di akhirat atau justru membuka celah dimana dosa-dosa akan berdatangan.

Sebuah nasihat dari Syaikh Abdul Karim bin Abdillah Al-Khudair

fakir ilmu yang berusaha menjadi penuntut ilmu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *